Musim penghujan telah datang dan puncaknya diperkirakan terjadi bulan februari hingga maret 2020 mendatang. Musim hujan di Indonesia memang diperkirakan akan menimbulkan banyak sekali bencana. Untuk itu BMKG telah memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati di musim penghujan ini.

Sebenarnya musim hujan di Indonesia telah terjadi akhir 2019 lalu, namun puncaknya memang baru terjadi di awal tahun 2020 ini. Prediksi BMKG, hujan akan terus turun secara bertahap diseluruh wilayah di Indonesia. Untuk mengedukasi masyarakat, BMKG telah menyatakan beberapa potensi bencana yang akan terjadi :

1. Banjir

Potensi bencana memang tidak bisa dihindari jika musim penghujan datang. Seperti musim hujan di Indonesia, di mana potensi bencana sangat banyak terjadi disetiap daerah. Seperti salah satunya bencana banjir. Indonesia bahkan tercatat menjadi negara yang sering dilanda banjir, baik dalam skala kecil maupun besar.

Hal ini banyak terjadi di kota-kota besar. Dikarenakan kurangnya daerah resapan air disebabkan padatnya pemukiman warga. Banjir juga bisa terjadi karena ketidakmampuan waduk atau sungai dalam menampung debit air. Untuk itu selalu berhati-hati, dan usahakan untuk menyelamatkan nyawa lebih dulu jika sudah terjadi banjir besar.

2. Longsor

Bencana yang juga banyak terjadi di musim hujan di Indonesia adalah longsor. Hujan lebat yang terus menerus terjadi akan membuat peluang longsor lebih besar. Apalagi di daerah pegunungan, di mana topografi tanahnya lebih mudah terjadi longsor. Bencana satu ini seringkali tidak bisa diprediksi kapan datangnya, untuk itu masyarakat diminta untuk berhati-hati.

Jika sudah terjadi longsor disekitar tempat tinggal, segeralah menghindar karwna bjsajadi akan terjadi longsor susulan. Untuk yang tinggal di kaki gunung mungkin sudah tidak kaget lagi jila terjadi bencana longsor ini, tapi tidak ada salahnya untuk berhati-hati. Barang bisa dicari, tapi nyawa tidak bisa.

3. Angin Kencang

Angin kencang merupakan bencana yang seringkali terjadi di musim hujan di Indonesia. Adanya bencana angin kencang ini bisa mengakibatkan banyak becana lain seperti pohon tumbang, rumah roboh, dan banyak lagi. Angin kencang di musim juga seringkali disertai petir dan juga kilat.

Hampir semua daerah di Indonesia berpotensi terkena angin kencang ini. Beberapa wilayah seperti Sulawesi Selatan sendiri, sudah banyak kasus di mana pohon tumbang mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan rumah dan juga kendaraan. Untuk menghindari bencana satu ini, usahakan untuk menghindari berada dibawah pohon besar dan jika berkendara, segera menepi.

4. Gelombang Tsunami

Bukan hanya daerah pegunungan yang berpotensi terkena dampak hujan lebat yang terus menerus terjadi. Daerah pesisir juga memiliki potensi bencana seperti gelombang tinggi. Badan Mateorologi Dan Geofisika (BMKG) menghimbau masyarakat tetap berhati-hati. Bahkan gelombang tinggi diperkirakan 2,5 sampai 4 meter dibeberapa wilayah seperti Perairan Selatan Banten.

Selain itu potensi gelombang tinggi juga diperkirakan terjadi di Laut Natuna Utara dan Laut Cina Selatan. Gelombang tinggi ini berpotensi untuk terjadi tsunami. Maayarakat dihimbau untuk selalu berhati-hati di musim penghujan kali ini. Hindari untuk berlibur di daerah pantai di musim penghujan seperti ini.

5. Liquifaksi

Potensi bencana yang terakhir adalah liquifaksi. Liquafaksi merupakan pergeseran tanah yang mengakibatkan amblasnya tanah, seperti kasus yang terjadi di Palu 2018 silam. Hal tersebut diakibatkan karena pada mulanya daerah tersebut berupa rawa, jadi ketika terjadi pergesaran tanah menjadi amblas begitupun benda yang ada diatasnya.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa bencana memang tidak bisa diprediksi kapan terjadinya. Namun, Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) telah berupaya semaksimal mungkin dalam memberikan himbauan atau peringatan dini kepada masyarakat setempat.

Itulah tadi potensi bencana musim hujan di Indonesia yang paling sering terjadi. Memang bencana tidak bisa dihindari kedatangannya, tetapi sebaiknya tetap meningkatkan kewaspadaan jika musim hujan seperti ini. Semoga artikel ini bisa menjadi bacaan yang bermanfaat untuk pembaca semua.